07/06/2015
Merawat Mulut bagi Pengguna Behel
Salah satu hal yang dapat meningkatkan rasa percaya diri adalah memiliki gigi yang rapi, sehat, dan indah. Untuk mewujudkannya, sebagian besar orang memutuskan untuk menggunakan behel atau kawat gigi. Namun, bukan hanya itu. Faktanya, behel saat ini sudah menjadi trend. Orang memakai behel agar terlihat trendy dan tidak ketinggalan jaman.
Nah, jika Anda juga salah satu pengguna behel tersebut, pastikan Anda melakukan perawatan mulut secara maksimal agar terjaga kesehatannya. Berikut langkah-langkah yang harus diterapkan:
Sikat gigi dengan benar dan teratur
Siapapun sudah seharusnya rajin sikat gigi termasuk pengguna kawat gigi. Bedanya, pengguna behel harus sedikit lebih intensif dan berhati-hati dalam menyikat gigi. Ini bukan berarti Anda harus menambah tingkat keseringannya. Sikat gigi secara teratur di pagi hari dan malam hari. Ikuti tips di bawah ini agar Anda mendapatkan hasil yang maksimal:
Gunakan sikat gigi berbulu halus
Pastikan sikat gigi yang Anda gunakan berbulu halus agar dapat masuk ke sela-sela gigi dan tidak menimbulkan rasa sakit pada gusi. Sebagai alternatif, ganti sikat gigi biasa Anda dengan interdental brush atau proxabrush yang dapat memberikan perlindungan gigi yang berkawat lebih optimal. Dua jenis sikat gigi ini dilengkapi pengangkat plak khusus agar tidak ada yang tinggal di gigi.
Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride
Pasta gigi yang mengandung fluoride memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk mencegah masalah gigi. Selama kandungan senyawa fluoride tersebut dalam jumlah/persentase yang tepat, maka gigi Anda akan terawat kekuatan dan kesehataannya meskipun menggunakan behel.
Tambahkan obat kumur
Sikat gigi secara teratur dan menggunakan pasta gigi yang tepat saja tidak cukup untuk merawat mulut dan gigi. Terkadang, penggunaan behel malah dapat memperburuk keadaan gigi dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Untuk itu, gunakan obat kumur yang khusus untuk pengguna behel untuk mencegah gigi keropos, bau mulut, gusi bengkak, dan masalah mulut & gigi lainnya.
Mempertimbangkan makanan yang masuk ke dalam mulut
Pengguna behel tidak bisa sembarangan memasukkan makanan ke dalam mulutnya untuk di makan. Sembarang makan dapat menyebabkan masalah mulut, gigi, dan gusi yang tidak diinginkan. Di samping itu, makanan yang masuk ke dalam mulut bisa juga mempengaruhi fungsi kawat gigi. Untuk itu perhatikan makanan-makan yang dianjurkan dihindari berikut:
Dianjurkan:air putih
Air putih
Susu atau yogurt
Buah-buahan dan sayuran lunak
Masakan yang direbus atau dikukus
Hindari:
Makanan keras seperti permen, cokelat, popcorn
Makanan manis atau mengandung banyak gula
Permen karet
Minuman bersoda, kafein, dan alkohol
Mengunyah dengan perlahan
Cara mengunyah juga bisa membawa dampak bagi para pengguna behel. Sebaiknya, Anda memasukkan makanan ke dalam mulut menggunakan sendok dalam jumlah yang sedikit. Kunyahlah dengan perlahan hingga makanan tersebut halus agar tidak ada yang menyangkut dan lengket di kawat gigi. Tahukah Anda jika mengunyah makanan dengan perlahan juga membawa beberapa manfaat lainnya? Yup, misalnya membantu melancarkan sistem pencernaan dan juga mengontrol emosi Anda saat makan. Di samping itu, mengunyah perlahan juga sangat dianjurkan dalam program penurunan berat badan.
Periksa ke dokter gigi secara teratur
Yang tidak kalah pentingnya adalah memeriksa kesehatan mulut dan gigi pada ahlinya secara rutin. Anda sebaiknya periksa ke dokter gigi sekurang-kurangnya sekali dalam empat bulan. Pengguna behel biasanya diharuskan untuk memeriksa lebih rutin lagi, misalnya 2 minggu atau 1 bulan sekali. Saat Sebelum berkunjung ke dokter gigi manapun, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu dokter mana yang sudah terpercaya dan berpengalaman.