22/06/2023
Seputar Kreatinin dan Kesehatan Ginjal
Kreatinin adalah zat limbah dalam darah yang diproduksi oleh jaringan otot saat kita beraktivitas.
Jumlah kreatinin di dalam darah diatur oleh ginjal.
Itulah alasan mengapa pemeriksaan kadar kreatinin sering dilakukan sebagai salah satu cara untuk menilai fungsi ginjal.
Normalnya, kreatinin dalam darah akan disaring oleh ginjal, lalu dibuang keluar melalui urine. Ketika ginjal bermasalah atau fungsinya terganggu, kreatinin tidak dapat disaring dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan kadar kreatinin dalam darah meningkat.
Kadar kreatinin biasanya akan lebih tinggi pada orang dewasa atau orang yang memiliki banyak jaringan otot, misalnya atlet, orang yang sering angkat beban.
Namun, selain faktor tersebut peningkatan kadar kreatinin juga dapat disebabkan oleh kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti:
1.Masalah pada ginjal.
Misal batu ginjal dan infeksi ginjal
2.Dehidrasi
3.Hipertensi
4.Diabetes
5.Efek samping obat antibiotik, kemoterapi
6.Konsumsi daging dalam jumlah banyak
Sebaliknya, kadar kreatinin bisa saja menurun pada orang yang mengalami mal nutrisi, penyakit hati dan lansia.
Kadar kreatinin normal dalam darah:
1,2 mg/dL utk wanita,
1,3 mg/dL utk pria.
Jika kadarnya melebihi angka tersebut, artinya ginjal mengalami gangguan fungsi.
Makanan yang harus dihindari saat Kreatinin tinggi
1. Tomat.
Buah yg segar dan banyak digunakan dalam sup ini mengandung banyak kalium. Kalium berlebih menyebabkan kinerja ginjal menjadi lebih berat dan memperburuk kreatinin yang sudah tinggi.
2.Umbi-Umbian
Umbi-umbian yang dimaksud adalah ubi, singkong, kentang dan sejenisnya karena banyak mengandung kalium.
Kalium adalah musuh utama ginjal yang kinerjanya sudah berat akibat adanya kreatinin yang tinggi dalam darah.
3. Sayuran Hijau
Sayuran yang dimaksud adalah bayam, kangkung dan sawi dimana mengandung banyak zat kalium yang nggak bakalan luntur walau sudah dimasak sampai matang.
Hindari sementara waktu dalam kondisi kreatinin tinggi.
4. Produk Susu dan Turunannya
Produk yang dimaksud adalah keju dan yogurt.
Dalam produk olahan susu selain ada kalium juga ada fosfor yang tinggi sehingga kurang baik untuk penderita ginjal.
5.Pisang
Buah padat gizi dan berserat ini mengandung potasium yang cukup tinggi sehingga memberatkan beban ginjal untuk menyaring dan memecahkan menjadi zat lebih sederhana di tubuh.
6. Alpokat.
Alpukat sama halnya dengan pisang, mengandung zat potasium tinggi yang nantinya memicu kadar kreatinin semakin tinggi lagi.
7. Makanan instan atau makanan kurang matang.
Segala jenis makanan instan baik yang dimasak dengan air, frozen food, microwave
atau digoreng semuanya ditambah sodium dan pengawet agar nggak mudah basi dalam waktu yang lama.
Hal ini memperburuk kondisi ginjal yang kreatinin sudah tinggi.
8. Asinan
Asinan meski terbuat dari sayuran dan buah cara memasaknya ditambah dengan banyak garam, cuka dan bahan lainnya untuk membuat gurih dan masam.
Kandungan asam dan garam yang tinggi membuat kinerja ginjal dan kreatinin semakin memburuk.
9. Daging Olahan
Bentuk daging olahan seperti nugget, sosis, kornet dan lainnya mengandung garam dan pengawet yang tinggi agar bisa dikonsumsi jangka panjang.
Kandungan sodium dan pengawet inilah yang nggak baik untuk ginjal dengan kreatinin tinggi.
10. Roti Gandum
Roti gandum mengandung natrium yang sangat tinggi sehingga tidak disarankan untuk penderita ginjal dengan kreatinin tinggi.